. Biarlah Allah menjaga Cintaku - Coretan Pena Anak Bebek .

Wednesday, October 20, 2010

Biarlah Allah menjaga Cintaku

Mencintai.. dicintai.. fitrah manusia..



Setiap insan di dunia akan merasakannya..

Indah ceria kadang merana itulah rasa cinta.. (The Fikr - Cinta)

Kenapa kalau kita membicarakan kata cinta, lebih sering diidentikan dengan cinta antara laki-laki dan perempuan?

Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa kata cinta antara laki-laki dan perempuan merupakan sebuah kata yang sangat pas untuk menggambarkan sebuah perasaan ‘kecenderungan’ antara laki-laki dan perempuan. Padahal, sebenarnya masih banyak sekali bentuk cinta yang kita rasakan selama ini. Contohnya, cinta seorang ibu pada anaknya, cinta kakak pada adiknya, cinta seorang sahabat, dan lain-lain. Akan tetapi, bentuk cinta mereka mungkin lebih sering diidentikan dengan kata ‘kasih sayang’..

Siapa sih yang gak pernah merasakan cinta? Disini, yang akan saya bahas adalah bentuk kata cinta yang maknanya sudah dipersempit, yaitu cinta laki-laki dan perempuan. Seorang Adam pun pernah merasakan cinta pada Hawa, itu tandanya rasa ini merupakan sebuah anugrah yang Allah berikan pada kita dan diturunkan dari masa ke masa. Seorang Rasulullah saw. saja pernah merasakan rasa ini kepada Khadijah. Memang, cinta adalah fitrah manusia.. siapa pun dimana pun, bohong kalau tidak pernah merasakan rasa ini.

Tapi,, apakah rasa ini harus selalu disalurkan? Dalam bentuk apa?

Tentunya aneh jika kita mengucapkan kata cinta pada lawan jenis kita ketika kita belum terikat apa-apa dengannya. Kenapa aneh? Ya iyalah.. kita kan belum menikah dengan dia, kalau kita mengungkapkan rasa itu ke dia sekarang, kemudian membuat-buat ikatan palsu (baca: pacaran) belum tentu kan nanti Allah akan menyatukan cinta kita? Kan kasihan calon suami/istri kita nanti (kalau ternyata bukan dia…) ternyata kita telah mengkhianati cintanya.. (halah..)

Lalu, bolehkah kita berharap Allah akan menjodohkan kita dengannya?

Berharap sih boleh-boleh saja sebenarnya, tapi jangan memaksa. Allah selalu tahu yang terbaik untuk kita, jika Allah memang menghendaki takdir bahwa kita akan berjodoh, kita tak boleh menolak takdirnya, tapi jika Allah menghendaki yang lain, mungkin itulah jawaban yang terbaik atas doa kita selama ini.. Allah selalu tahu yang terbaik untuk kita, maka berdoalah agar Allah memberikan kita yang terbaik..

Cinta karena Allah.. Cinta yang hakiki.. (The Fikr - Cinta)

Oleh karena itu, mari kita mulai belajar mencintai seseorang karena Allah. Bagaimana bentuknya?

Ketika kita mencintainya, janganlah diumbar kepada siapa pun bahwa kita mencintainya. Biarkan hanya kita dan Allah saja yang tahu,,

Ketika kita mencintainya, ungkapkanlah dengan perilaku kebaikan dan ketaatan kita pada Allah..

Ketika kita mencintainya, doakanlah ia agar ia selalu berada dalam perlindungan Allah..

Ketika kita mencintainya, mintalah perlindungan kepada Allah agar Allah selalu menjaga cinta kita di dalam hati..

Ketika melihatnya sedang futur, ingatkanlah dia akan kebaikan..

Ketika hati kita yang futur karena terus menerus mengingat dia, ingatlah bahwa Allah Pencemburu.. karena bentuk cinta yang Allah berikan pada kita lebih besar dari bentuk cinta apapun di dunia ini..

Mintalah selalu perlindungan pada Allah.. agar Allah menjaga anugrah yang telah Ia berikan ini untuk kita..

Janganlah kita berlebihan dalam mencintainya karena sesungguhnya cinta yang tertinggi hanyalah untuk Allah, Rasul-Nya dan berjihad di jalan-Nya..

Ya Allah terima kasih karena Engkau telah mengajarkan rasa ini di hatiku..

Ya Allah biarkanlah segala rasa yang menyemai di dalam hatiku saat ini..

Ya Allah jagalah rasa cintaku pada hambaMu agar tidak melebihi rasa cintaku pada-Mu..

Ya Allah biarlah hanya Dirimu yang mengetahui apa yang kurasakan saat ini, karena hanya Engkaulah tempat bercerita paling indah..

Ya Allah jika Engkau izinkan kami bersatu, itu adalah takdir-Mu dan aku tak akan melanggar takdir-Mu..

Namun jika Engkau memilihkan yang lain untukku, itu juga merupakan takdir-Mu dan aku tak akan mungkin mampu melanggar-Nya..Ya Allah.. berikanlah yang terbaik untukku.. aamiin..



(muhasabah kamis sore ... kala mendung mengisi ruang cakrawala.

sungguh, lisanku amatlah dekat dengan telingaku, semoga artikel ini menjadi teguran untukku sebagai konsistensi sebagai seorang muslimah)
Share on :

0 komentar:

Post a Comment

 
© Copyright Coretan Pena Anak Bebek 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all