. Es Krim - Coretan Pena Anak Bebek .

Monday, December 20, 2010

Es Krim

masih dalam setting hati yang sama, mengisi jeda waktu tuk kembali merangkai bahasa hati yang tertutur dalam rangkaian kata sederhana.

lucu ... tanpa alasan yang jelas tiba-tiba kembali harus merasakan sakit seperti 3 bulan lalu, meski kurasa tak separah itu.
diam sejenak ... bersama bulir bening yang temani sepi. ada apa dengan diriku????????
dalam diam kutemukan jawab, ada rantai yang tak terputus di sini, saling berkesinambungan membentuk kekuatan tangguh untuk melumpuhkan ventriculus-ku. ya .... BEBAN PIKIRAN bukan es krim kemarin jum’at.

hmmm ....
lagi-lagi baru sadar setelah dapat teguran dari Allah ... baru sadar setelah sakit dan ingat kata beliau 3bulan lalu "faktor utama bukan karena pola makan yang tidak tepat, melainkan pada pikiran yang berpengaruh terhadap sistem imunitas dan produksi asam lambung yang saling bertolak belakang".

terlalu kekanak-kanakan !!!
suka makan es krim tapi tak mampu belajar dari es krim.
Es krim akan terasa enak jika berada pada suhu yang stabil, pada suhu yang semestinya, terasa nikmat dalam kondisi dingin, apapun rasanya dan diletakkan dalam satu wadah dengan suhu yang stabil akan tetap enak, menyatu namun tak campur aduk dan tak menghilangkan kekhasan dari masing-masing rasa.

Demikian halnya dengan obyek pikiran, sebanyak apapun itu, ketika kita mampu menyikapi dengan emosi yang stabil, dengan pembagian proporsi yang tepat, semua akan terasa nikmat, gak campur aduk seperti yang kurasakan, layaknya macam-macam rasa es krim yang meleleh, kehilangan kenikmatan rasanya. bukan ibrah dan pendewasaan yang di dapat melainkan beban yang kian mendera. Astaghfirullah ... indra !!!!

belajar dari es krim ...
menata hati dan pikiran pada suhu yang stabil, sehingga sebanyak apapun masalah yang berjajar di otak tidak jadi beban, melainkan menambah kenikmatan hidup. Bukankah satu mangkuk es krim dengan banyak rasa akan lebih nikmat daripada yang hanya rasa vanilla? seperti hidup, yang kan terasa indah jika banyak masalah dan kita mampu melahapnya selezat es krim, menyikapinya dengan kepala dingin dan pemikiran matang, agar hati tak keras. Seperti proses pembuatan es krim yang butuh proses secara bertahap untuk menghindari Kristal-kristal es yang terasa keras dan tidak enak.

Hati selembut es krim,
Lunak,
Namun tak rapuh.
Lembut,
Tapi tetap bermartabat dan memiliki strata kelas tertinggi dalam golongannya.

(senin, 20 Desember 2010 _menanti ujian)

Share on :

0 komentar:

Post a Comment

 
© Copyright Coretan Pena Anak Bebek 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all