. Surat Kecil Indra - Coretan Pena Anak Bebek .

Thursday, April 19, 2012

Surat Kecil Indra

indra 7 tahun lalu:

bagaimanapun keadaannya indra harus kuliah, indra gak peduli ada atau tidaknya biaya, pokoknya indra harus kuliah, harus jadi orang sukses dan kaya. biar indra tak dipandang sebelah mata oleh keluarga ayah, biar indra gak terasing dan duduk diantara para pembantu saat kumpul keluarga besar eyang. biar indra bisa sejajar dengan mereka dan tidak disuruh-suruh saat sedang kumpul keluarga besar. biar indra bisa diajak ngobrol seperti sepupu-sepupu yang lain.

tekat indra untuk kuliah begitu kuat, tak terpatahkan. indra selalu bekerja keras di sekolah dan tumbuh menjadi individu egois agar selalu menjadi yang terbaik, agar indra memiliki nilai lebih dimata keluarga ayah dengan prestasi indra di sekolah.

sampai akhir kelas 3 SMA (awal tahun 2009), indra belum juga mendapat dukungan untuk kuliah. tapi indra tetap keras kepala, terus mendesak ibu, tak jarang dengan ancaman, sampai akhirnya ibu luluh, mengijinkan indra kuliah dengan syarat harus benar-benar bisa prihatin dan nyambi kerja agar ibu tak keberatan.

Alhamdulillah, lolos seleksi di universitas negeri yang notabene biayanya sangan terjangkau. itu semua tak lepas dari dukungan dan doa dari pakdhe dan budhe yang mengasuh indra, yang tak pernah lelah mensupport, mendidik dan menguatkan indra.

seiring berjalannya waktu,
akhirnya indra tersadar, orientasi indra untuk kuliah masih belum lurus, masih terkontaminasi oleh ambisi duniawi.

sungguh itu sangat keliru,

ah, mungkin dulu indra terlalu kanak-kanak hingga hanya melihat realita dari perspektif yang sempit, bukan oleh analisis bijak sebagai individu dewasa.

kemudian indra mengerti,

Allah punya rencana indah atas keadaan indra 7 tahun lalu saat kumpul bersama keluarga ayah,

jika indra tak terasing, jika indra tak dibedakan dengan sepupu-sepu yang lain, jika indra tak disuruh-suruh saat sedang kumpul keluarga besar eyang, mungkin indra tak ada semangat untuk kuliah, mungkin indra tak ada semangat untuk jadi yang terbaik di sekolah (meski orientasi itu keliru, namun itu menjadi cambuk pelecut awal kesemangatan indra menggapai mimpi).

indra kini sudah 21 tahun,

sudah mengerti urgensi orientasi hidup karena Allah, yang tak terbudaki oleh ambisi duniawi, yang bergerak dengan kesungguhan atas dasar sebagai hamba-Nya yang tunduk, yang harus mampu tawadzun dalam segala perspektif hidup, tak lagi silau oleh ambisi untuk mensejajari mereka.

karena indra tahu ... kemuliaan dimata Allah jauh lebih bermakna, meski tanpa harta yang berlimpah.

Alhamdulillah jalan panjang yang penuh tantangan itu hampir berakhir, insyaAllah indra hampir lulus D3, dengan segenap perjuangan ibu dan mbah, dengan dukungan dan doa pakdhe tri dan budhe endang yang tak pernah terputus, yang selalu menyayangi indra dengan ketulusan.

doakan indra ...
tak pernah berharap muluk-muluk,
hanya ingin lulus dengan segenap ilmu yang berkah,
yang mampu menjadi titian indra untuk mencari nafkah,
agar bisa biayai pendidikan dek ayu dan dek galih, agar mereka juga bisa merasakan indahnya sebagai seorang mahasiswa,
agar indra bisa mengabdi untuk bangsa dengan ilmu yang indra peroleh

hanya itu ...sungguh,tak ada ambisi seperti 7 tahun lalu ...
menjadi seperti sekarang, sudah sangat buat indra bersyukur dan merasakan betapa indah nikmat yang Allah beri untuk indra^^

maafkan indra ....



(Wisma Mulya, 19 april 2012, dalam hening malam)
Share on :

0 komentar:

Post a Comment

 
© Copyright Coretan Pena Anak Bebek 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all