. Terima Kasih Cinta - Coretan Pena Anak Bebek .

Wednesday, February 27, 2013

Terima Kasih Cinta

ini adalah malam ke-3 ndra menempati rumah singgah baru. tempat yang cukup sederhana, berbanding terbalik dengan kost ndra di unnes yang serba nyaman plus fasilitas kamar mandi di dalam kamar.

hmmm … 3 hari ini, terasa begitu lama, mungkin hatiku masih tertaut di tempat yang lama, masih merindu hangatnya ukhuwah bersama kalian yang terasa begitu dekat selama 1 bulan ini.

terima kasih,

mbak ida … yang nyaris selalu ada saat ndra tepar, yang selalu memberi sugesti hingga indra mampu mengalirkan energy positif dalam diri, tak pernah bosan sms sekadar tanya makan, dan indra masih begitu ingat perjalanan kita sabtu malam pekan lalu, menembus gerimis malam dan sampai di pav garuda sudah tutup. masih ingat juga ketika indra tertunduk lemas sepulang chek-up terakhir, lagi lagi mbak yang menguatkan. *senyum-senyum ingat kekonyolan indra memaknai gastroesophageal reflux disease (GERD) --> Gadhul bashor Enggak tabaruj Rajin tahajud Dekat ama Allah (meski kata embak ”mekso”)

si kembar amel-taul. terima kasih sudah menemani selama di telogorejo. pelukanmu mel, waktu ndra masih di UGD sampai sekarang masih terasa hangatnya. kalian sahabat yang paling tau detail tentang ndra, sampai masih ingat merk-merk perlengkapan mandi ndra, hafal jenis bubur bayi yang ndra suka, dan selalu tanya “kamu udah boleh makan nasi?” setiap ndra ajak dinner bareng. masih ingat ketika kalian mengeroyok ndra saat dinner terakhir kita, saat amel memberondong pertanyaan larangan dokter buat ndra dan menyindir, sampai taul bilang “karepmu lah ind, kesel aku ngandani.” #merindu ….

brother ari … yang tak malu ndra titipin bubur bayi, yang selalu membelikan makan saat ndra tepar, jauh-jauh membelikan obat, tak peduli hujan, maaf yang terlalu cerewet, selalu bilang “makan apa aja mau, yang penting gak pedes, gak sayur, gak pakai MSG, atau bubur tanpa ayam, tanpa seledri, tanpa kacang, tanpa bawang goreng.” masih ingat diskusi terakhir kita, hangaaaat … hingga penantian berjam-jam terasa singkat. #rabu penuh memoar.

abi angkat … dengan nasihat-nasihat bijakmu namun tak pernah menggurui, yang sabar dengan indra yang rewel dan keras kepala dan selalu minta tolong ini itu, sampai menyuruh beli obat di tempat yang jauh. masih ingat support abi penghujung semester 3 dulu saat ndra menangis habis ujian bahasa indonesia gara-gara nulisnya terlalu pelan dan akhirnya cuma ngerjain 3 soal, ingat juga saat kita diskusi di mico mengembangkan kerangka pendahuluan TA ndra sampai mas ali melirik senyum-senyum. #ejekan abi ama mbak yul waktu di temanggung gak akan indra lupa.

mkj … yang selalu jadi senjata pamungkas ndra saat yang lain tak bisa, seolah pertolongan dahsyat yang Allah kirim ke ndra. maaf seolah datang menyapa hanya jika sedang butuh. #file pdf kemarin menjadi titian ndra menggenggam mimpi.

sekarang,
ndra sendiri di sini, tak ada kalian semua. namun justru ini kesempatan ndra berbenah. ndra sekarang sudah gak terlalu rewel makan, udah mau makan sayuran, minum obat selalu teratur dan berusahan mengendalikan HCL dengan terus bersemangat, karena ndra tau, tak ada lagi kalian. ndra harus mampu survive dalam sendiri, harus mampu mengalirkan energy positif bahwa ndra sehat seperti kalian. #mbak ida, amel, taul … jangan khawatir, maksimal 4 minggu lagi ndra selesai makan permen (sangat optimis) dan pekalongan sudah menanti untuk ndra jelajah. iya kan mbak? buat ganti naik gunung^^

terima kasih … untuk semua. yang belum mampu indra balas. maafkan indra selama 3 tahun bersama terlalu sering merepotkan kalian.


(pena 27 Februari 2013, dalam sepi)
Share on :

0 komentar:

Post a Comment

 
© Copyright Coretan Pena Anak Bebek 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all