. Sederhananya Bahagia - Coretan Pena Anak Bebek .

Friday, November 8, 2013

Sederhananya Bahagia

Bersyukur "jadi cah ndeso"
Bersyukur "gak tau apa-apa"
Bersyukur "cuma lulusan D3"
Bersyukur "menjadi yang salah"
Bersyukur "selalu diremehkan"

Alhamdulillah, itu berarti,
Allah "sedang menempa untuk tahan banting"
Allah "sedang mengajari untuk terus belajar dan belajar menjadi lebih baik dan lebih berkualitas"
Allah "senantiasa menjaga untuk terus merundukkan hati"
Allah "tak pernah membiarkan tau banyak yang nista"

Bahagialah ...

Ketika kebebasan terpasung dan kemerdekaan terengut, jangan sedih, Allah sedang menempamu agar mampu memanfaatkan jeruji penjara untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

Ketika kebahagianmu dihempas, jangan menagis, Allah sedang mengajarimu untuk bersyukur dan memaknai kebahagiaan tidak terbatas pada pemenuhan atas apa yang kamu ingini.

Ketika kamu terus ditekan dan diinjak, jangan rapuh. Allah sedang mengajari agar kamu tahan banting.

Ketika hatimu terkoyak, menahan luka yang mencabik, jangan memekik kesakitan, Allah sedang mengajarimu tentang cara sembuhkan luka dengan kepasrahan terhadap kuasaNya.

Jika doa tak kunjung terijabah, jangan lelah. Allah sedang menginginkan kamu untuk terus mendekat, semakin dekat hingga tak bersekat.

Semangat menjadi yang tangguh. Laa takhof wa laa tahzan. Laa takhof wa laa tahzan, innallaaha ma'ana

::november ceria. Jakarta, 8 november 2013 @ 02.55 am. Dalam muhasabah
 — 
Share on :

0 komentar:

Post a Comment

 
© Copyright Coretan Pena Anak Bebek 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all